• Sel. Des 7th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

KPH Pekalongan Barat Serahkan Bantuan Program (TJSL) Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan

Byadmin

Okt 21, 2021

JATENG,Bhayangkaraperdananews.com – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN adalah kegiatan yang merupakan Komitmen Perusahaan terhadap Pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada Ekonomi, Sosial, Lingkungan serta Hukum dan Tata Kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat di pertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis Perusahaan.

Program TJSL BUMN bertujuan untuk :

  1. Memberikan kemanfaatan
    Ekonomi, Pembangunan
    Sosial, Pembangunan
    Lingkungan serta
    Pembangunan Hukum dan
    Kelola bagi Perusahaan.
  2. Berkontribusi pada
    penciptaan nilai tambah
    Perusahaan dengan
    prinsip yang terintegrasi,
    terarah dan terukur
    dampaknya serta
    akuntabel
  3. Membina usaha mikro
    dan usaha kecil agar lebih
    tangguh dan mandiri serta
    masyarakat sekitar
    Perusahaan
    Menindak lanjuti program tersebut pada tanggal 19 Oktober 2021 bertempat di Desa Bumijawa Kecamatan Bumijawa Kab Tegal Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 12.500.000 yang di gunakan untuk Rehab TK Tunas Rimba BKPH Bumijawa, kemudian pada tanggal 21 Oktober 2021 menyerahkan bantuan Rp 57.500.000 yang di gunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana air di desa Indra Jaya Kecamatan Salem Kab Brebes.

Hadir dalam acara tersebut Waka Adm Rani Rahardjo S.Hut mewakili Adm Pekalongan Barat Ir Gunawan MP, Kepala Seksi SDM, Umum dan IT Edy Heryanto SE, Pengurus TK Tunas Rimba BKPH Bumijawa Ibu Mega Pujiarti Spd dan Bapak Waswatno penerima bantuan dari Desa Indra Jaya Kecamatan Salem Kab Brebes.

Dalam wawancaranya dengan wartawan Bhayangkara, Waka Adm Rani Rahardjo S.Hut menyampaikan ini adalah bentuk kepedulian Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat dalam pelaksanaan program TJSL BUMN yang di canangkan Kementerian BUMN dengan berorentasi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan serta berpedoman kepada ISO 26000 sebagai panduan pelaksanaan program dengan harapan pelaksanaan progtam TJSL BUMN yang lebih terukur, berdampak dan berkelanjutan di samping itu pula merupakan bagian dari pendekatan Bisnis Perusahaan. Ujar Waka Adm Rani Rahardjo S.Hut mengakhiri wawancaranya. (MBPN- Firman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *