• Sel. Jun 28th, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Kredit Recovery Untuk Pemulihan Pariwisata Bali

ByMBP-NEWS

Mei 24, 2022

BALI, bhayangkaraperdananews.com – Nyoman Parta DPR RI dapil Bali dari Partai PDIP dalam menanggapi pertanyaan para pelaku UMKM dan pengusaha akomodasi pariwisata lokal berkaitan dengan kendala tambahan kredit di Bank pemerintah,  Nyoman Parta menemui Royke Tumilaar Direktur Utama Bank BNI.

Dalam hal ini Nyoman Parta memaparkan kondisi Bali yang mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi minus lebih dari 9% akibat hantaman covid-19.

Bali hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi dari industri pariwisata, sedangkan Covid-19 justru terjadi pembatasan orang ke Bali.

Banyak UMKM dan perusahan akomodasi Pariwisata mengalami stagnasi bahkan kebangkrutan

Diawal Covid-19 mereka mengajukan program restrukturisasi 3 sampai 6 bulan, tapi ternyata Covid-19 berjalan lebih dari 2 tahun.

Setelah 2 tahun lebih Covid-19. Hotel, restoran, dan akomodasi pariwisata tutup sekarang mau bangkit kembali seiring mulai berdatangan wisatawan ke Bali.

Namun para pelaku UMKM dan pengusaha di Bali sedang mengalami kendala permodalan untuk me-recovery usahanya, mereka punya jaminan, opertunity juga ada karena wisatawan mulai datang 

Namun pihak Bank Himbara tidak responsif karena masih menggunakan syarat kredit ketika suasana normal. Padahal kondisi Bali tidak normal, penanganannya harus ekstra, jangan standar.

Pemerintah harus hadir lewat Bank Himbara menyelamatkan ekonomi Bali dengan Kredit Recovery agar mereka bisa memperbaiki atap, perbaiki AC dan sambungan listrik, dll.

Kredit Recovery harus diberikan oleh Bank-Bank Pemerintah, memberi kemudahan kepada pengusaha lokal, hanya Bank Pemerintah yang bisa melakukan ini. Kalau berharap dari Bank Swasta kan tidak mungkin.

Kami berharap dengan menggandeng Bank BNI para pelaku UMKM setidaknya dapat tambahan Modal untuk menghidupkan usahanya kembali, ungkap Nyoman Parta. (MBPN-Nengah Suena)