ACEH UTARA | bhayangkaraperdananews.com – Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Laskar Aswaja Aceh (LAWA) akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) dalam waktu dekat ini. Mubes ke-2 diadakan untuk memilih Ketua Umum baru periode 2025 – 2030. Mubes I dilaksanakan tahun 2020 di Banda Aceh.
LAWA adalah ormas Islam yang resmi dan sah serta berbadan hukum di Kemenkumham RI sejak tahun 2018 lalu. Menurut Ketua Panitia Mubes, Tgk. junaidi Yusuf mengungkapkan, Mubes ke-2 ini dilaksanakan di Banda Aceh dan beberapa calon ketua umum sudah bermunculan. “Kita laksanakan Mubes ini dalam waktu dekat di Banda Aceh. Beberapa tokoh Aceh santer disebut akan mencalonkan diri,” ujar Tgk. junaidi.
Ketika awak media minta menyebut nama-nama yang akan mencalonkan diri, Tgk. Junaidi menyebut sejumlah tokoh agama di Aceh yang tidak asing lagi namanya di kalangan dayah dan aktivis Islam.
“Ada dari kalangan pimpinan dayah, aktivis Islam, dan akademisi seperti Dr. Tgk.Yusuf Al-Qardhawy, MH, ada Tgk. Ishak Lamkawee pimpinan dayah yang juga alumni Dayah Paya Pasie, dan ada juga Prof. Dr. Mukhsin Nyak Umar, MA dan beberapa tokoh Aceh lainnya,” ungkap Tgk. Junaidi.
Laskar Aswaja Aceh merupakan organisasi nonprofit atau nirlaba yang bergerak dalam bidang keagamaan, sosial dan ekonomi umat.
Menurut Tgk. Junaidi, dalam bidang keagamaan LAWA menjadi lokomotif di garda terdepan dalam menjaga, mengawal dan melindungi para ulama dan habaib serta menjaga lokal wisdom Aceh. “LAWA menjadi organisasi terdepan dalam menjaga, mengawal dan melindungi ulama dan habaib serta lokal wisdom Aceh agar tidak dirusak,” terangnya. “Dalam bidang sosial bergerak membantu masyarakat bila ditimpa bencana alam atau aktivitas nonhuman eror lain,” tambahnya.
“Untuk kegiatan peningkatan ekonomi umat, LAWA akan mendorong pemerintah agar programnya menyentuh langsung hajat masyarakat dan peningkatan kualitas hidupnya. Kita berharap ke depan dibawah ketua umum baru agar terbentuk koperasi syariah atau badan usaha dibawah kontrol LAWA”, Pungkas Tgk. Junaidi. (MBPN-Rusli)
