• Thu. Jun 18th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Mushola di Yosomulyo Metro Sembelih Hewan Kurban

METRO | bhayangkaraperdananews.com – Umat muslim usai melaksanakan Sholat idul Adha 1446H jatuh pada tanggal 6 juni 2025 masing-masing kumpul di Mushola dan masjid sambil menonton dan menyaksikan penyembelihan kurban sapi dan kambing, sembari melantunkan suara takbir Allohhuakbar, Allohhuakbar, terus tiada henti, tukang jagal menyiapkan golok tajam sambil membaca Doa dan suara takbir sekeliling.

Kambing dan sapi setelah disembelih dikuliti dibersihkan oleh segenap panitia Dan seluruh muslimat gotongroyong dengan kesibukan masing-masing arahan ketua Panitia penyembelihan kurban, kemudian dipilah antara tulang daging dikemas ditimbang secara adil kemudian dibagikan kepada yang berhak menerimanya, dengan kupon yang telah diberikan, serta rt, karang taruna, Rismawan-rismawati, pemotongan hewan kurban berlangsung aman tanpa ada sapi yang melarikan diri.

Bertempat di Yosomulyo Metro pusat adalah pasar Payungi, sebuah pasar wisata yang berdampingan dengan Mushola sehingga bisa berbarengan saling bantu dan sama sama kurban, sapi dan kambing,
Pelaksanaan penyembelihan di saksikan langsung oleh AKP Amirul Hasan Kapolsek Metro timur, ikut jadi panitia langsung bersama masyarakat.

Daging kurban dibagikan secara rapi dan higenis kepada mustahik dan masyarakat Yosomulyo Pasar Payungi, Feri ketua panitia dalam wawancaranya, bersama media Bhayangkara perdana berharap daging yang dibagikan sangat bermanfaat dan berguna meskipun tidak banyak, berjumlah 1kg untuk semua yang datang sesuai data melalui RT setempat.

Dharma Pengelola pasar Payungi mengajak warga pasar wisata ini, agar benar-benar bisa menyaksikan langsung dan memberikan informasi agar pengambilan daging kurban jangan telat waktunya, agar dimasak dalam kondisi sehat segar bisa dinikmati oleh keluarga.

H. Asep yang memiliki keperdulian dan sejarah berdirinya pasar Payungi, tetap kontrol keliling kepasar Payungi dan perkembangannya, hingga usai pembagian daging kurban selesai, pesan Asep kepada Dharma, ayo kita tingkatkan semangat untuk infak sodakoh kepada sesama, tidak harus pemotongan kurban kapan saja bisa dilakukan. (MBPN-Edi K)