• Ming. Sep 26th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Naas Niat Terapi Terseret Ombak Hingga Meninggal Dunia

Byadmin

Sep 7, 2021

REMBANG, bhayangkaraperdananews.com – Subakir warga Desa Pancur Kabupaten Rembang yang biasa terapi air laut, mengalami nasip naas pada Hari Selasa pagi yang berniat terapi mandi air laut berujung meninggal,7/9/2021.

Subakir bersama istri dan Dua Warga Satu Desanya berangkat dari rumah bermaksud terapi dengan mandi atau berendam air laut di tepi pantai DK Layur Desa Gedungmulyo Kec. Lasem Kab. Rembang.

Namun nasip naas menimpa Subakir setelah Kedua rekan Satu Kampungnya selesai mandi, Subakir masih mandi dan berenang agak ke tengah berjarak sekitar Dua Ratus meter dari bibir pantai. Sedangkan istrinya menunggu di tepi pantai.

Setelah di tunggu istri dan Kedua rekannya Subakir tidak kembali menepi akirnya istri dan Kedua rekannya minta bantuan warga sekitar untuk mencari Subakir.

Kapolsek Lasem Iptu. Arif Kristiawan, SH. MH saat di wawancarai membenarkan adannya kejadian tersebut untuk kronologinya:

Pada hari Selasa tanggal 07 September 2021 pukul 05.30 wib korban berangkat dari rumah bersama-sama Istri dan Kedua Rekan Satu Kampungnya untuk terapi pengobatan dengan cara mandi air laut di pantai Dk Layur Ds. Gedongmulyo, Kec. Lasem Kab. Rembang.

Pada pukul 06.00 Wib korban mandi di laut bersama dengan Kedua temannya sedang istrinya menunggu di tepi pantai.

Sekitar pukul 07.00 WIB Kedua rekannya sudah selesai mandi, namun Subakir masih mandi dan berenang ke tengah. Selang beberapa saat ke Dua rekan dan istrinya yang menunggu di tepi pantai tidak melihat korban yang ada ditengah kira – kira 200 m dari bibir pantai.

Kemudian salah Satu temannya meminta bantuan warga dan perangkat desa untuk mencari korban, selanjutnya perangkat desa menghubungi Polsek Lasem.

Mendapat laporan tersebut Polsek Lasem langsung menghubungi BPBD Kab Rembang dan PSC DKK Rembang.

Pukul 07.15 Wib Anggota Polsek Lasem mendatangi TKP.
Pukul 08.00 wib Tim BPBD dan Tim PSC DKK Rembang tiba dilokasi untuk melakukan pencarian Korban bersama petugas dari Polsek Lasem dan warga sekitar.

Pukul 09.00 Wib Korban berhasil ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban di evakuasi ke Puskesmas Lasem untuk dilakukan Visum Luar.

Kapolsek Lasem Iptu Arif Kristianto menehaskan bahwa dari hasil pemeriksaan luar dari Puskesmas Lasem, yang dilaksanakan oleh dr. Arif Rahman Hakim korban meninggal dunia tenggelam diduga karena Kram saat berenang lalu tenggelam, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau tanda yang lain pada tubuh korban.

Kapolsek Menegaskan untuk lokasi kejadian yang di pergunakan untuk terapi mandi laut, bukan merupakan destinasi wisata, jadi tidak ada pengawasan khusus di pantai tersebut.

Namun kami bersama pihak Pemdes senantiasa membuat himbauan kepada warga sekitar maupun warga pendatang untuk lebih berhati hati saat melakukan aktifitas di pantai, tegas Kapolsek Arif. (MBPN-Suparjan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *