BALI | bhayangkaraperdananews.com – Masyarakat Gianyar mulai kesulitan untuk memperoleh gas LPG 3 kilogram seperti masyarakat di sejumlah Kabupaten lainnya seperti Kabupaten Buleleng, Badung, Denpasar, hingga Karangasem. Atas kondisi tersebut anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta, SH menilai jika respon Pertamina Bali slow respon dalam mengambil langkah antisipasi dan justru menyalahkan hari libur.
“Kalian para pejabat Pertamina di Bali, kalau kalian lapar kalian bisa makan dari restoran ke restoran, tapi bagaimana kalau rakyat tidak dapat Gas LPG? Mereka akan kesusahan untuk memasak,” ungkapnya.
Sehingga politisi PDIP asal Guwang, Sukawati itu akan membawa persoalan itu dalam RDP dengan pihak holding Pertamina di Senayan. “Saya akan bawa persoalan ini dalam RDP dengan pihak Holding Pertamina di Senayan,” pungkas Parta.
Sementara itu salah seorang warga Gianyar yang memiliki usaha menjual nasi campur, Made Kasih mengaku sudah dua hari kesulitan memperoleh gas LPG 3 kilogram.
“Semua bilang gasnya habis, tidak tahu kenapa,” ujarnya. (MBPN-Suena)
