• Sel. Des 7th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Pengadilan Negeri Rembang Pertama Kali Jatuhkan Putusan Hukuman Mati

Byadmin

Okt 6, 2021

REMBANG, bhayangkaraperdanaews.com – Sidang putusan terdakwa Sumani atas dakwaan pembunuhan berencana beberapa bulan yang lalu Di Desa Turusgede. Terdakwa sumani telah menghilangkan nyawa keluarga Anom Subekti Istri, Anak dan Cucu Secara Sadis. Sidang lanjutan ke 12 adalah sidang putusan yang di gelar di PN Rembang, Rabu,6/10/2021.

Sidang lanjutan ke 12 di pimpin oleh Hakim Ketua Anteng Supriyo, SH, MH Hakim anggota Satu Eri Susanto, SH, Hakim anggota Dua. Ikbal Albania, SH, MH. dan di ikuti oleh Jaksa Penuntut Umum Fata SH, Pendamping Hukum Terdakwa Setyo Langgeng, SH, MH. Sidang lanjutan ke 12 ini masih dengan cara virtual karena pemkab Rembang masih memberlakukan Darurat Covit level Dua.

Dalam sidang putusan Pengadilan Rembang menghadirkan terdakwa Sumani bertempat di Lapas Rembang. Sebelum sidang putusan hakim membacakan tuntutan kepada terdakwa Sumani dari awal Sumani melakukan tindak kejahatannya sampai dengan pembacaan pledoi Pendamping Hukum Sumani. Setiyo Langgeng SH MH.

Hakim ketua Anteng Supriyo SH MH, bersama Hakim Anggota memutuskan Hukuman Mati terhadap terdakwa Sumani. Kerena dengan jelas Sumani telah mengakui perbuatannya melakukan pembunuhan berencana dengan sadis dan tidak berprikemanusiaan dengan sengaja menghilangkan Empat nyawa dalam Satu Keluarga.

Setelah Hakim Ketua membacaan putusan hukuman Mati bagi terdakwa Sumani, maka hakim ketua menannyakan kepada Sumani apakah menerima atau banding dengan putusan hukuman yang di putuskan hari ini 6/10/2021.

Sumani menjawab Untuk Banding dalam putusan hakim. Maka hakim menanyakan kepada pendamping hukumnya Setiyo Langgeng SH MH bagai mana pendapatnya.

Pendamping hukum Sumani mengatakan untuk pikir pikir. Majelis hakim mendengarkan jawaban terdakwa Sumani dan pendamping Hukumnya maka Majelis Hakim memberikan waktu selama Tujuh Hari untuk terdakwa Sumani memberikan hasil bandingnya.

Pendamping hukum Sumani Setiyo Langgeng SH MH. Dalam wawancara menjelaskan tentang bandingnya Sumani.

Apakah karena adanya Pledoi dari pendamping hukum sehingga Sumani mengajukan banding dengan putusan Hakim.

Setiyo Langgeng menjawab bawasannya pengajuan Pledoi saya hannya minta untuk Hakim memberikan putusan hukuman se adil adilnya terhadap terdakwa. Semua keputusan saya mengikuti apapun yang majelis hakim putuskan Tegas, Setiyo Langgeng (MBP-News Suparjan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *