KOTA SEMARANG | bhayangkaraperdananews.com – Sungguh Miris Murid SD N 3 Gunungpati bernama Al (9th) yang seharusnya ketika di Ponpes dijaga oleh Kakak-Kakak , tega menyulut Rokok disertai Ancaman yang dilakukan Kak Am salah Satu Oknum Ponpes “M” yang berada di Gunungpati.
Berawal dari Viralnya di Media Sosial FB MIK SEMAR kasus Anak dibawah Umur yang disulut Rokok kakinya sehingga menyebabkan memar, Luka Bakar dan trauma, beberapa Anggota Komunitas M.A.S (Mancing Amatir Semarang) menyambangi kediaman Anak SD tersebut di Tambak Boyo Kota Semarang (Sabtu 17 Mei 2025 pukul 20.00 Wib).
Ketua M.A.S membawa beberapa Anggota untuk menjenguk Anak SD yang Viral di Medsos FB. M.A.S (Mancing Amatir Semarang) dan juga bersama Awak Media Bhayangkara Perdana News ingin klarifikasi menanyakan langsung ke Korban Ai atas penganiayaan yang dialaminya hari Senin tanggal 5 Mei 2025.
Kemudian Ibu Korban anak SD tersebut menceritakan Kronologi penganiayaan didepan beberapa anggota M.A.S yang salah satu anggotanya Adv Ali Sabri Wasolo, SH (ASW Law) yang juga pengurus DPP LKBH Bara Perdana Sakti.
Anggi Ibu Korban menceritakan bahwa kondisi sekarang anaknya mengalami trauma berat atas disulutnya kaki Anak Ai dengan rokok sehingga luka bakar dikakinya, bukan hanya kesakitan yang dideritanya tetapi ketakutan luar biasa anak Ai karna ada ancaman dari Pelakunya. Anggi menirukan ucapan anaknya bahwa apabila menceritakan ke orang lain maka Pelaku akan mendatangi Anak Ai ke rumahnya. Sehingga Korban ketakutan trauma atas perlakuan tersebut.
Ali Sabri Wasolo, SH, sebagai Advokat M.A.S juga menyesalkan dan mengutuk keras perbuatan Kakak Am karna sudah membuat Anak SD trauma atas perbuatan penganiayaan tersebut, Ali sebutan akrabnya akan melaporkan perbuatan tersebut ke Pihak Kepolisian dan meminta untuk pihak Kepolisian menghukum seberat-beratnya Pelaku sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Ali menjelaskan bahwa sudah sangat jelas bahwa Pelaku telah menganiaya Korban yang juga Anak usia dibawah umur.
Anggota M.A.S komunitas Mancing di Kota Semarang juga meminta perlindungan dari Pihak Kepolisian, KPAI untuk melindungi Keluarga Korban anak SD tersebut karna ada pengancaman dari Pelaku.
Terakhir M.A.S memberikan Tas perlengkapan sekolah kepada Anak SD N 3 Gunungpati bernama Ai dan memberikan semangat untuk sekolah yang pintar untuk menggapai Cita-Cita. (MBPN-Andre)
