METRO | bhayangkaraperdananews.com – Untuk meneliti kembali dengan adanya Orkemas yang tidak jelas keberadaan nya, pada akhirnya jika Organisasi kemasyarakatan belum di Verifikasi akan merepotkan Disabilitas sendiri termasuk Dinas Sosial setempat banyak yang gentayangan menjadi peminta-minta di pasar maupun tiap lampu merah, itu akan meresahkan masyarakat, karena tidak terbina terdidik terlatih dengan jelas.
HDI (Hari Disabilitas International) hendaknya di jadikan kaum Disabilitas kerja Mandiri, Pendamping serta pengasuh jika ingin menjadikan anaknya atau saudaranya harus benar teliti, dengan adanya Orkemas Disabilitas tak memiliki Sekretariat dan Program kerja hidup Disabilitas tidak jelas, perlu dilatih ketrampilan usaha jika memang telah terdaftar di Kesbangpol setempat, akan sangat baik jika Notaris dan surat Kementerian Hukum dan Ham RI dimiliki oleh Orkemas Disabilitas Seluruh Indonesia termasuk PPDI Yang di pimpin oleh Edi Waluyo.
Dalam hal ini Pemerintah harus tegas dan punya data Orkemas serta kejelasannya, jangan dibiarkan begitu saja, EDIKA Metro bakal menjadi Percontohan bagi Disabilitas seluruh Indonesia, HDI Tahun 2024 di bulan Desember ini Era Disabilitas Karya Amputasi membagikan benih lele dan ikan patin untuk Disabilitas yang tergabung menjadi anggota EDIKA, Era Disabilitas Karya Amputasi kepada masyarakat harus waspada terhadap yang tidak Diketahui Oleh Kesbang Pol setempat.
Edi karyoto menambahkan Disabilitas harus memiliki program hidup yang jelas dan berguna kreatif, Mandiri dan usaha yang baik, menyusul Era Disabilitas akan mengadakan Program Las Mandiri tanpa melibatkan Dinas Sosial setempat, surat menyurat pihak Dinas Sosial hanya di tembusi saja. (MBPN-Edi)
