JAKARTA BARAT | bhayangkaraperdananews.com – Institusi Polri kembali melakukan rotasi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah Kapolres Metro Jakarta Barat. Jabatan tersebut kini resmi diemban oleh Kombes Pol.Nasriadi,S,H.,S.I.K., M.H., menggantikan Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H.,
Usai menuntaskan tugasnya sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat , Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi yang kini mendapat amanah baru sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) di Polda Metro Jaya.,sabtu (27/6/26).
Pergantian kepemimpinan ini membawa sosok Kombes Pol Nasriadi yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dan pengalaman kuat dalam bidang reserse dan kriminal, serta memegang nilai kepemimpinan “Sanika Satyawada” (pemimpin yang dapat dipercaya).
Perwira menengah Polri kelahiran Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, pada tahun 1978, ini sebelumnya menjabat sebagai sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus (Pideksus) Bareskrim Polri, dalam rangka mengikuti Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 Tahun Anggaran 2025.
Kombes Nasriadi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting dan posisi strategis di Korps Bhayangkara, di antaranya
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur, Kapolsek Taman Sari Polrestro Jakarta Barat, Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Utara, Kapolres Kabupaten Sukabumi Polda Jabar, Wadir Narkoba Polda Jatim, Wakapolres Metro Jakarta Utara, Dirreskrimsus Polda Sulut, Dirreskrimsus Polda Kepri, Dirreskrimsus Polda Riau, Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.
Sepanjang pengabdiannya, sejumlah kasus besar berhasil diungkap, mulai dari kasus premanisme, penindakan terhadap oknum polisi nakal, polisi gadungan dan berhasil mengungkap sindikat peredaran uang palsu di wilayah taman sari jakarta barat.
Menariknya Ia juga dipercaya
Mengungkap kasus korupsi proyek hibah air minum senilai Rp14 miliar.
kasus kejahatan perbangkam. serta kasus tambang mas ilegal yang berda di wilayah Sulut.
Hingga pengungkapan dugaan kasus korupsi perjalanan dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Riau senilai Rp 206 miliar.
Dikenal tegas dan berwibawa, Kombes Nasriadi memiliki sisi humanis yang kuat. Ia kerap menyebut keberhasilannya dalam menjalankan tugas tak lepas dari doa sang ibu, yang selalu ia sertakan dalam setiap langkah pengabdian dan penanganan perkara.
Dari sisi akademik, Kombes Nasriadi, Riwayat pendidikannya mencakup jenjang hukum, hingga pendidikan kedinasan Polri, termasuk Sespimmen dan Sespimti Polri.
Kini, dengan bekal pengalaman lapangan, kepemimpinan strategis, serta latar belakang akademik yang kuat, Kombes Pol Nasriadi diharapkan mampu membawa Polres Metro Jakarta Barat semakin profesional, presisi, dan responsif dalam menjaga keamanan serta pelayanan kepada masyarakat. (MBP/Rik)
