• Sab. Des 4th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Program Polda Jateng Mageri Segoro Raih Penghargaan

Byadmin

Nov 12, 2021

SEMARANG,bhayangkaraperdananews.com – Program penanaman satu juta pohon mangrove Mageri Segoro yang dilaksanakan Polda Jateng mendapatkan apresiasi dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Penghargaan diberikan pada penutupan Rakernas I dan pelantikan pengurus JMSI Jateng periode 2021-2025 bertempat di Metro Park View Hotel, Semarang, Jumat (12/11) pagi.

Penghargaan JMSI juga diberikan kepada Kapolrestabes Semarang yang sukses program Aplikasi Digital LIBAS dan Wali Kota Semarang dalam membangun Smart City.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy yang mewakili Kapolda dalam penerimaan penghargaan menyatakan penghargaan ini merupakan wujud apresiasi masyarakat atas inovasi yang di lakukan Polda Jateng.

Program Polda Jateng Mageri Segoro merupakan rintisan Kapolda Jateng dalam mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Arah program ini adalah melindungi kawasan pantai dari abrasi dengan menanam satu juta pohon mangrove. Selain itu, tujuan program Mageri Segoro adalah memberdayakan perekonomian serta kemandirian pangan masyarakat pesisir.

Program yang dilaunching Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi di desa Bendono pada 12 Oktober lalu dilaksanakan serentak di 16 Polres jajaran yang memiliki garis pantai maupun sungai.

Pada kegiatan yang dihadiri Pangdam Mayjen Rudianto dan Gubernur Ganjar Pranowo itu, program Mageri Segoro juga menerima penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kegiatan penanaman pohon mangrove terbanyak secara serentak di Indonesia.

Kombes M Iqbal mengatakan berbagai inovasi yang dilakukan Polda Jateng pada dasarnya ditujukan demi kepentingan masyarakat khususnya dalam pemeliharaan kamtibmas. Adapun penghargaan demi penghargaan yang diterima merupakan pengakuan masyarakat bahwa inovasi yang dilakukan betul-betul membawa dampak dan bermanfaat.

“Tentunya ini juga dapat menjadi pemacu kami di Polda Jateng untuk terus berkarya demi kemajuan masyarakat dan kondusivitas Kamtibmas di Jawa Tengah,” tutup Kabidhumas. (MBPN-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *