JAKARTA | bhayangkaraperdananews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat, menggelar razia ke sejumlah kos-kosan yang dijadikan tempat berbuat mesum. Operasi itu sengaja digelar karena selama ini banyak keluhan yang disampaikan tokoh masyarakat Kemayoran Jakarta Pusat bahwa disejumlah kos-kosan tersebut sering dijadikan tempat berbuat mesum.

“Makanya kami melakukan razia, karena berdasarkan laporan yang disampaikan kepada kami, banyak kos-kosan di Kemayoran ini yang sering dijadikan tempat berbuat mesum,” ujar TR Purba Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Rabu (31/5/23).
Dalam razia yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Jakarta Pusat TR Purba itu, tim melakukan di semua lokasi rumah kos, seperti di Jalan Howitzer ,Kelurahan Semur Batu , Jalan Inpexsi dan Jalan Kran Lima,Kelurahan Gunung Sahari Selatan ,Kecamatan Kemayoran Jakarta pusat. Namun, dalam razia yang digelar Rabu (31/05) Pagi sampai siang hari ini, pihaknya menemukan ada satu pasangan Kumpul Kebo yang tidak bisa menunjukan buku nikah pada saat di geledah di salah satu rumah kosan ,di wilayah sumur batu seperti yang dilaporkan masyarakat.
“Namun di dua lokasi lain Kami tidak tahu apakah memang tidak ada, atau karena razia yang kami gelar ini sudah tercium oleh pemilik indekos.
Setelah di lakukan pendataan para pemilik rumah kos akan di panggil untuk diberikan sanksi sesuai perda apabila tidak bisa menunjukan surat perizinan, tutup Purba.(MBP/Red)
