BLORA | bhayangkaraperdananews.com – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan menyelimuti Lapangan Joko Bodo, Dusun Bapangan, Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Rabu (13/5/2026). Warga setempat menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi yang dikemas sangat meriah dengan rangkaian acara Grebeg Gunungan, serta dimeriahkan penampilan seni budaya, dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, dan pejabat daerah.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Desa Mendenrejo, Supari, Anggota DPRD Blora, Mujoko, serta para tokoh masyarakat dan perangkat desa. Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dusun Bapangan, Purwanto S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi warisan leluhur, melainkan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi, keselamatan, dan kesejahteraan yang diterima sepanjang tahun.
“Tradisi ini adalah identitas kita. Selain ungkapan terima kasih atas karunia alam, kegiatan ini juga berfungsi mempererat tali persaudaraan antarwarga, menjaga kerukunan, dan melestarikan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Purwanto saat memberikan sambutan pembukaan.
Kepala Desa Mendenrejo, Supari, mengapresiasi semangat gotong royong warga dalam menyelenggarakan acara tersebut. Ia berharap tradisi ini terus dijaga dan menjadi sarana mempererat persatuan. Sementara itu, Anggota DPRD Blora, Mujoko, menyampaikan dukungannya terhadap pelestarian budaya daerah, serta berkomitmen mendorong kegiatan serupa agar semakin berkembang dan dikenal luas.
Puncak acara adalah Grebeg Gunungan, di mana tumpukan hasil bumi berupa padi, buah-buahan, sayuran, dan makanan khas disusun menyerupai gunung. Gunungan tersebut diarak keliling dusun dengan iringan musik tradisional, tarian, dan sorakan warga, sebelum akhirnya direbutkan kepada hadirin. Bagi warga, yang mendapatkan hasil gunungan dipercaya membawa berkah dan keberkahan hidup.
Kemeriahan semakin lengkap dengan penampilan hiburan seni ketoprak dari kelompok Sri Kartiko Budoyo. Pertunjukan yang memukau ini menyajikan cerita rakyat dan nilai luhur budaya Jawa, memancing antusiasme dan tepuk tangan meriah dari seluruh warga yang hadir.
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa persiapan kegiatan ini dilakukan secara gotong royong oleh seluruh warga dusun. Dukungan masyarakat serta kehadiran para pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan acara yang berjalan lancar dan khidmat.
Warga berharap tradisi Sedekah Bumi dan Grebeg Gunungan, serta kesenian seperti Ketoprak Sri Kartiko Budoyo, terus dilestarikan dari generasi ke generasi sebagai sarana menjaga nilai budaya, kebersamaan, dan rasa syukur kepada Sang Pencipta. (MBPN-ISMAN)
