JATENG | bhayangkaraperdananews.com – Peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro diwarnai rangkaian kegiatan yang memadukan olahraga, kebersamaan dan kepedulian sosial. Kegiatan diawali dengan Open Tournament Cabang Olahraga Lari (Fun Run) pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial kesehatan pada siang harinya.
Pada kesempatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., membuka Open Tournament Cabang Olahraga Lari (Fun Run) Piala Panglima TNI di Makorem 073/Makutarama, Salatiga, Minggu (20/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menegaskan komitmen TNI untuk terus berkontribusi dalam pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga nasional melalui berbagai kegiatan olahraga, termasuk Open Tournament Piala Panglima TNI.
Panglima TNI menyampaikan bahwa penyelenggaraan Fun Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diarahkan untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan, meningkatkan prestasi serta sportivitas atlet, prajurit TNI, Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet baru yang berpotensi berprestasi di cabang olahraga lari.
Olahraga prestasi, lanjut Panglima TNI, memiliki nilai yang lebih luas karena turut membentuk karakter melalui sportivitas, semangat kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan kepercayaan terhadap kemampuan diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi.
Mengusung tema HUT ke-81 TNI, “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, Open Tournament Piala Panglima TNI diharapkan mampu mendorong lahirnya prajurit dan masyarakat yang sehat serta tangguh, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat berkontribusi bagi kemajuan olahraga nasional.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menjelaskan empat tujuan yang ingin dicapai melalui Open Tournament Piala Panglima TNI. Pertama, menjadi parameter keberhasilan pembinaan atlet nasional maupun internasional. Kedua, mencari dan menemukan bibit atlet potensial sebagai bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional. Ketiga, membangun kualitas atlet sekaligus membantu meningkatkan prestasi olahraga nasional. Keempat, membangun dan memelihara komunikasi antarpengurus olahraga di berbagai tingkatan sehingga tercipta hubungan yang harmonis, kekompakan, jiwa korsa dan soliditas antara TNI, Polri serta masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial kesehatan yang menghadirkan sejumlah layanan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi donor darah, sunatan massal dan pengobatan gratis.
Pelaksanaan bakti sosial menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus wujud nyata semangat pengabdian dalam memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Melalui kegiatan tersebut, peringatan hari ulang tahun tidak hanya menjadi momentum internal organisasi, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi kemanusiaan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara sunatan massal dan pengobatan gratis memberikan akses pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat bahwa keberadaan TNI tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui olahraga dilanjutkan dengan kepedulian melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan.
Melalui peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, semangat pengabdian diharapkan semakin dekat dengan masyarakat. Olahraga menjadi sarana membangun kebersamaan, sementara bakti sosial menjadi wujud kepedulian dan pengabdian nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. (MBPN-Sunarno/Pendam IV/Diponegoro)
