JAWA TENGAH bhayangkaraperdananews.com-Lembaga Tinggi rakyat Aliansi Indonesia menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertajuk sinergi bersama untuk mewujudkan situasi kondusif bagi pelaksanaan program kerja termasuk tujuan daripada berlembaga secara luring dan daring di Hotel Kencana Bandungan Ambarawa Semarang Jawa Tengah pada hari Sabtu-Minggu tanggal 25-26 Maret 2022 kemarin.

Disisi lain, kegiatan itu menjadi forum untuk menghasilkan informasi kinerja rancangan serta data dengan melibatkan seluruh stakeholders internal Lembaga Aliansi Indonesia, baik pusat/DPP, DPD maupun perwakilan DPC se-Jateng untuk memberikan usulan program, kegiatan, keluaran (output) kegiatan berikut komponen kinerja lainnya sesuai dari Visi Misi, Motto dan Tujuan daripada berlembaga.
Kemudian Rakornas juga diawali dengan pembukaan acara oleh Ketua Panitia Suparno sekaligus Humas DPP LAI, yang dirangkai dengan diskusi arah kebijakan dalam mendukung pemajuan dan penegakan kelembagaan yang besar di Indonesia tersebut.
Sambutan pada pembukaan Rakornas berikutnya juga disampaikan Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP LAI T. Bustaman, Dia mengajak semua peserta juga semua anggota yang hadir untuk berkontribusi lebih dalam berlembaga. “Saya bicara bagaimana harapan publik terhadap LAI ketika ada gemuruh publik maju kedepan. Negeri ini membutuhkan lembaga yang bekerja dengan integritas dan profesionalitasnya. Bangsa ini tidak membutuhkan kata-kata manis, tapi membutuhkan kata-kata yang penuh dengan kebenaran. Ini menjadi tantangan kita ke depannya. Toleransi dan perbedaan itu adalah anugerah dalam proses kita berbangsa dan negara,” ujarnya.
Lanjutnya, Forum ini sekaligus menggalang koordinasi dan penjajakan kerja sama strategis, Lembaga mitra kerja dalam penegakan dan pemenuhan dalam program kerja yang sebelum acara inti itu segenap peserta Rakor yang hadir ziarah dahulu dimakam pendiri Aliansi Indonesia Almarhum H. Djoni Lubis di Banyuurip.
Pada inti acara, hadir semua Kornas semua Divisi menjadi narasumber. Turut memberikan materi, yakni Kornas BPAN, Kornas Basus 88, Kornas Intelejen, Kornas Rescue, Kornas KGS dan Divisi hukum pusat DPP LAI.
Selanjutnya pada kegiatan dimulai dengan pemaparan kebijakan berlembaga untuk mendukung upaya pemajuan dan mewujudkan sesuai visi, misi, motto dan tujuan dari Lembaga Aliansi Indonesia.
Tak ketinggalan, sambutan juga disampaikan Ketua DPD BPAN (BADAN PENELITIAN ASET NEGARA) LEMBAGA ALIANSI INDONESIA Yoyok Sakiran. Dia berharap dengan kegiatan ini bisa melahirkan sejumlah gagasan perubahan dan rekomendasi penting, khususnya dalam penguatan organisasi kelembagaan, eksistensi dan peran pengelola dan pranata pada tingkat DPC sampai DPAC.
“Saya meminta segenap pengurus dimanapun berada yang ada di Jawa Tengah bisa memetakan dan memitigasi masalah internal masing-masing. Maka forum Rakornas telah merumuskan pokok-pokok pikiran dan sejumlah rekomendasi yang akan dilaporkan langsung kepada DPD dan DPP yang bernarasumber semua Kornas yang hadir,” ungkapnya.
Lanjutnya, pada penguatan berlembaga, diharapkan peserta Rakornas berhasil merumuskan dan menetapkan sesuai AD/ART, memahami tujuan lembaga sebagai wadah berhimpun bagi divisi dan perannya masing-masing.
Sementara itu, hadir dalam acara Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia Debora Irawati, juga menyampaikan beberapa rekomendasi yang dilahirkan untuk dinilai cukup strategis untuk penguatan peran Lembaga.
Menurutnya, dengan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ini menjadi ajang perwujudan pemikiran-pemikiran untuk menyatukan keluh kesah juga kendala didaerah masing-masing agar semua pengurus sampai anggota tidak terpecah belah.
“Fokus utama rakornas adalah penyatuan pemikiran. Bagaimana menyatukan seluruh elemen dalam satu wadah. Ini menjadi tanggung jawab kita semua. Rakornas ini harus menjadi ajang pengejawantahan pemikiran+pemikiran untuk menyatukan sesuai visi misi motto dan tujuan berlembaga. Saya mengharapkan agar Rakornas menjadi sarana koordinasi dan konsolidasi antara Dewan Pengurus Pusat (DPP), Pengurus DPD dan DPC untuk menetapkan keputusan bersama tentang koordinasi program tertentu yang telah dirumuskan dalam lembaga,” ungkapnya.
Ketua Umum LAI Debora Irawati sangat menghargai semua upaya yang telah dilakukan semua pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP), DPD dan seluruh pengurus DPC se-Jateng dimana terus melakukan konsolidasi dan mempersiapkan organisasi serta perangkat yang diperlukan meskipun di tengah krisis dan dampak pandemi COVID-19 dengan segala keterbatasan yang ada.
Keanggotaan LAI juga bersifat terbuka untuk para pengawas dan membantu internal pemerintah, akuntan publik, dan pihak lainnya. Hal tersebut digunakan sebagai wadah untuk bersinergi dan menyamakan persepsi dalam rangka mendorong transparansi dan akuntabilitas membantu pengelolaan negara ke arah yang lebih baik. Melalui keterbukaan keanggotaan, LAI sekaligus menerapkan budaya accountability for all, akuntabilitas untuk semua. Ini artinya semua harus akuntabel dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, dan semua harus mendorong akuntabilitas pada institusi masing-masing sesuai kewenangannya.
“Tujuan Rakor sendiri juga untuk mengembangkan dan mendayagunakan potensi bagi kepentingan bangsa dan negara sesuai kelembagaan, pendekatan-pendekatan serta praktik pemeriksaan yang baik. Dihimbukan, LAI juga senantiasa menyelenggarakan kegiatan pengembangan profesi bagi anggota, kegiatan edukasi bagi masyarakat, dan melakukan kerja sama dengan organisasi profesi lain dalam segala lingkup.” imbuhnya.
Kemudian dipenghujung acara Rakornas tersebut juga diselingi acara game, tukar pendapat, penyampaian aspirasi hingga puncaknya acara juga digelar hiburan musik. (MBPN-Bibit/Awi)
