• Sab. Okt 1st, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Tradisi Arak-arakan Hasil Panen dan Kepala Kerbau di Desa Ngambakrejo Grobogan

ByMBP-NEWS

Jun 12, 2022

GROBOGAN, bhayangkaraperdananews.com – Setelah dua tahun lamanya kita dilarang mengadakan kegiatan yang mengundang kerumunan massa, kini setelah pemerintah melonggarkan aturan berkerumun tapi tetap jaga kesehatan,  di Desa Ngambakrejo kecamatan Tanggungharjo kabupaten Grobogan Jawa tengah, kini menghidupkan tradisi yang menjadi peninggalan leluhur yang harus dilestarikan, dengan  mengadakan apitan atau sedekah bumi, 11 Juni 2022.

Dimulai dengan antusias warga Ngambakrejo dengan mempersembahkan hasil buminya dikumpulkan bersama sama untuk dibuat gunungan hasil tani, dan diarak dengan kepala kerbau sebagai rasa syukur atas karunia Rizqi yang Allah berikan, Sabtu 11/6/22 sekitar jam 12.00 wib, prosesi arak arakan yang dimulai dari rumah kepala Desa Ngambakrejo Agus Mulyono, Sulistiyani (Istri)  berpakaian khas adat Jawa diikuti semua perangkat desa dan istri dengan berpakaian adat Jawa menambah suasana hikmat dan sakral tak ketinggalan kader PKK, darma wanita, juga RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, kelihatan dari wajah wajah peserta arak arakan kegembiraan, sukaraia, meluapkan rasa syukur kehadiran robbi izzati Alloh SWT.

Sesampainya di balai desa gunungan yang diarak dibagi bagikan ke masyarakat, kepala kerbau ditanam kepala desa  Agus Mulyono sebagai syarat ritual, tolak balak, dengan memanjatkan doa minta kehadirat Allah masyarakat desa ngabakrejo, tenteram,damai,ayem, mulyo Rejo lohjinawi.

Agus Mulyono kepada MBP-News menuturkan,” bila saya dipercaya masyarakat Ngambakrejo, tradisi seperti ini akan saya hidupkan teros, alias uri – uri, juga tradisi wayangan juga tetap saya adakan, sebagai uri – uri tradisi adiluhung nenek moyang, kita jangan lupa atas jasa para pahlawan,bahwa peninggalannya harus kita lestarikan teros,itu yang kita tanamkan ke anak anak kita.

Juga tradisi wayang kulit, Minggu 12/6/22, sehari semalam didepan balai desa ngambakrejo, dengan lakon Bima Krida, oleh dalang Ki Hadi Purwito, yang dihibur oleh Gareng & panjol, lawak yang sudah tak asing lagi,  melengkapi prosesi sakral Sabtu malam Minggu 11/6/22, alunan ayat suci Alquran juga manaqib syekh Abdul Qadir Jaelani yang dilantunkan oleh jamaah Al hidmah Ngroto, menambah sakralnya acara yang diselenggarakan pemerintah Desa Ngambakrejo. (Mbp news Muhtarom)