EMPAT LAWANG, BhayangkaraperdanaNews.com – Puluhan wartawan lokal di Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan melakukan unjuk rasa ke gedung DPRD menuntut Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) transparan dalam mengalokasikan anggaran advetorial, Senin, (6/3).
Aksi unjuk rasa dipicu adanya pembagian anggaran di Dinas Kominfo timpang. Untuk ketiga media elektronik tersebut (TV ONE, INEWS dab TVRI) Diskominfo Empat Lawang mengeluarkan anggaran hingga Rp 460 juta.
” Pertriwulan mereka ada yang mengantongi hingga Rp 70 juta perorang, sedangkan wartawan lokal hanya mendapat Rp 1 hingga Rp 3 juta pertriwulan,” ucap salah satu di Dinas Kominfo Empat Lawang, Jumat, (3/3).
Konvoi kendaraan para wartawan berlangsung dari Perumnas Talang Banyu menuju gedung DPRD Empat Lawang dengan mengendarai 3 unit kendaraan roda 4 serta belasan motor dan dikawal pihak Polres Empat Lawang Polda Sumsel.
Dalam orasi yang disampaikan koordinator aksi Cenci Riestan ada beberapa poin yang dituntut rekan-rekan media. Diantaranya meminta Dinas Kominfo membuka secara rinci anggaran publikasi/advetorial seluruh media yang bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Empat Lawang, meminta wartawan lokal (pribumi-red) dirangkul oleh Dinas Kominfo.
Kedatangan puluhan wartawan disambut wakil ketua komisi 3 DPRD Hidayat Muhammad yang langsung memfasilitasi 7 perwakilan wartawan untuk menyampaikan tuntutannya di ruang ketua DPRD Persie, S.E.
Didalam ruang ketua DPRD Persie disaksikan ketua komisi 1 Makmum Abdul Ghoni, Darli ,S.H ketua Komisi 3 dan beberapa anggota DPRD berjanji setelah rapat paripurna akan langsung mengelar rapat dengan Dinas Kominfo dan perwakilan aksi sehingga hari ini akan ada jawaban. (MBPN-Amg)
