LAMPUNG, bhayangkaraperdananews.com – Berkumandangnya lagu mars GPdI “Semangat Api Pantekosta, mengiringi langkah KETUM MP GPdI memasuki ruang Mukerda disambut oleh hamba-hamba Tuhan GPdI Lampung peserta Mukerda dengan sukacita sambil melambaikan bendera kecil berlogo GPdI.
Mukerda yang dilaksanakan di Hotel Emersia pada tanggal 14-15 Maret 2023 Bandar Lampung, di ikuti oleh 90 orang terdiri dari Pengurus Wilayah 1-20, Komisi Daerah, seluruh personil MD Lampung, Pengurus Sekolah Alkitab dan Sekolah Tinggi Teologi GPdI Lampung.

Mukerda MD Lampung diawali dengan sambutan dari ketua panitia Mukerda MD Lampung 2023 Pdt. Pusung Walansendow, dalam sambutannya ia mengatakan bahwa selama ada di Lampung baru ini melihat KETUM MP menghadiri acara Mukerda di Lampung, hal tersebut diamini dengan tepuk tangan semua peserta musda, Sekalipun usia MD GPdI Lampung masih sangat belia sambung nya dalam sambutan tersebut, namun hamba-hamba Tuhan di MD Lampung memiliki semangat yang kuat dan terarah untuk mengimplementasikan program kerjanya juga merespon semua program majelis pusat demi eksis dan suksesnya GPdI kedepan.
Selanjutnya dalam sambutan di acara Mukerda GPdI Lampung, Pdt. Johanes Simanjuntak sebagai ketua Majelis Daerah Lampung mengkilas balik perjalanan MD Lampung yang penuh dengan dinamika dan banyak yang terjadi diluar ekspetasi dan keinginan pada proses perjalanannya, tetapi tangan Tuhan yang kuat memampukan untuk melewati semua sampai hari ini pungkasnya. Mukerda merupakan agenda yang sekurang-kurangnya 2 Tahun sekali harus diselenggarakan berdasarkan AD-ART GPdI, mukerda menjadi wadah untuk mempererat persekutuan dan persaudaraan sebagai hamba Tuhan serta membentuk program kerja sebagai panduan implementasi visi dan misi kedepan.
Pdt. Johanes Simanjuntak berharap dalam mukerda tersebut dapat menghasilkan program kerja yang benar-benar memajukan pekerjaan Tuhan, tidak ada muatan untuk ambisi dan motivasi pribadi tetapi semua tentang pekerjaan Tuhan, menutup sambutannya Johanes mengajak semua peserta untuk mematuhi semua tatib yang disetujui bersama.
Pimpinan MP GPdI Pdt. Dr. Johnny W Weol, MM., MTh., M.Div mendapat kesempatan juga untuk memberi sambutan di acara Mukerda MD Lampung, dengan banyaknya agenda-agenda GPdI yang harus dihadiri, pendapatnya bahwa hanya GPdI-lah yang memiliki punya banyak acara dibanding sinode yang lain, Pdt. John Weol berharap agar setiap kali menggelar acara-acara bertaraf nasional atau daerah, dapat menghasilkan dampak positif untuk kemuliaan nama Tuhan dan untuk kemajuan pekerjaan Tuhan yang dikelola.
Harapnya, Mukerda Lampung ini memperbincangkan agenda kerja kedepan mengacu kepada surat Filipi, apa yang enak didengar dan yang manis, itulah yang dijadikan rujukannya, jangan saling membantah silahkan ajukan usulan, bila tidak diterima usulannya secara mayoritas jangan berkecil hati lalu mengisolirkan diri dan melanggar lebih jauh,itu tidak bagus. Terkait dengan Musda Lampung, Ketua Umum GPdI kembali menegaskan, bahwa Kepemimpinan MD Lampung memiliki legal standing yang kuat dengan dihadiri pemerintah, jadi baik MD, Wilayah maupun KD adalah Lembaga resmi dalam konteks kepemimpinan GPdi di propinsi Lampung, itu sebabnya tidak mungkin diadakan musda lagi.
Ketua Umum MP menghimbau semua hamba-hamba Tuhan MD Lampung kerja saja dan orientasinya hanya untuk kemuliaan Tuhan.
Selesainya semua sambutan, Ketua Majelis Pusat GPdI didampingi oleh Ketua Majelis Daerah, wakil 1 dan seketaris meresmikan pembukaan mukerda dengan pemukulan gong sebagai tanda acara Mukerda di Lampung dibuka. (MBPN-Femmy)
