METRO | bhayangkaraperdananews.com – Hal ini diungkapkan oleh ketua Era Disabilitas Karya Amputasi (EDIKA) Meskipun kondisi Fisik terbatas, keterbatasan fisik bukan suatu halangan untuk maju berkarya dan berusaha, sehingga bisa hidup selanjutnya sebagai bekal masa tua mendatang, Aria Candra Kasi Pemerintahan Kelurahan Rejomulyo Kec. Metro Selatan setia mendampingi setiap kegiatan Disabilitas Amputasi Metro, pada hari Rabu 4 Desember 2024 Disabilitas diberikan benih Lele agar dapat dikembangbiakkan menjadi usaha mikro kecil.
Disabilitas Amputasi yang di bina oleh Edi Karyoto, selama ini setiap acara penuh masukan dari Aria Candra, tentang ketrampilan, Disabilitas Amputasi Metro tidak seperti dugaan buruk, secara umum alangkah jeleknya jika Disabilitas Metro sampai memiliki kelakuan seperti Agus Disabilitas amputasi di NTB, sudah jelas itu anak perlu dibina sesuai apa yang telah dilakukan sehingga berita viral telah tersebar dimana-mana.
Era Disabilitas Karya Amputasi ( EDIKA ) Mengutuk keras agar Disabilitas dan Tuna Daksa lainnya harus diberi hukuman sesuai perbuatannya jika pembuktian dan saksi telah lengkap, dimohon para pihak yang berwajib harus memberikan efek jera dalam bui, terhadap Agus jangan cuma diberi tahanan rumah, karena sudah 13 orang yang melapor dimuat oleh Metro TV Pukul 21.00 Wib 4 Desember 2024.
Dalam hal ini EDIKA mengajak mari kita lihat kasus Agus sebagai cambuk, Bahwa Disabilitas harus memiliki ketrampilan jangan menyerah, Disabilitas Metro Lampung tetap semangat berkarya dan ber usaha, mencari Ridho Tuhan dengan jalan usaha yang Syah dan baik tidak merugikan orang lain. (MBPN-Edi )
