• Sel. Jan 18th, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Belum Ada Kesepakatan Pemkab Bersama DPRK Aceh Singkil, Pembahasan R-APBK Tahun 2022 Deadlock

Byadmin

Des 4, 2021

Aceh Singkil, bhayangkaraperdananews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) belum mencapai kesepakatan terkait pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja Kabupaten ( R-APBK) tahun 2022.

Akibatnya, rencana Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (R-APBK) Aceh Singkil, tahun 2022 deadlock. Padahal 30 November lalu semestinya sudah ada kesepakatan bersama, dan seharusnya sudah final.

Ketua DPRK Aceh Singkil, Hasanuddin Aritonang, dikonfirmasi Media ini membenarkan pembahasan R-APBK 2022 belum selesai. Alasan persisnya kata Aritonang, belum mendapat informasi detail. Sebab ia tidak masuk kantor karena sedang kurang sehat.

Namun ia mensinyalir karena komunikasi politik sesama anggota dewan saja belum mencapai kata sepakat.

“Saya sakit, wakil yang pimpinan rapat,” ujar Aritonang, Kamis (02/12/2021) lalu.

Sebelumnya Ketua Tim Anggatan Pemerintah Kabupaten (TAPK) Aceh Singkil, Drs Azmi, tak membantah jika belum terjadi kesepakatan bersama pengesahan APBK 2022 antara eksekutif dengan legislatif.

“Seharusnya 30 November sudah ada kesepakatan tapi tidak tercapai,” kata Azmi.

Azmi yang merupakan Sekda Aceh Singkil, mengatakan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2022 sudah diserahkan Agustus lalu namun ada perbaikan.

Menurutnya, hasil perbaikan sudah kembali diserahkan pada November 2021, ke DPRK Aceh Singkil. Ia menyebut sejauh ini TAPK masih menunggu undangan dari DPRK untuk melakukan pembahasan. “Kapan pun kami diundang siap hadir membahas,” ujarnya.

Pada 18 Agustus 2022 lalu Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid sampaikan pengantar Rancangan KUA-PPAS APBK tahun 2022 dalam rapat paripurna DPRK setempat.

Dalam pengantarnya disebutkan pendapatan Kabupaten Aceh Singkil pada tahun 2022 diproyeksi sebesar Rp 775.535.405.078.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRK Aceh Singkil, Hasanuddin Aritonang, dihadiri anggota dewan, Forkopimda dan kepala satuan kerja perangkat kabupaten.

“Pendapatan daerah tahun anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp 775.535.405.078,” kata Dulmusrid.

Rinciannya pendapatan asli daerah Rp 62.001.802.827, pendapatan transfer Rp 695.331.941.536 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 18.201.660.715.

Dalam kesempatan itu Dulmusrid juga sampaikan proyeksi belanja daerah sebesar Rp 781.535.405.078.

Jika dibandingkan dengan pendapatan maka, terjadi defisit Rp 6 miliar. Defisit tersebut ditutup dari penerimaan pembiayaan berupa Silpa.

Kala itu Ketua DPRK Aceh Singkil, Hasanuddin Aritonang, saat memimpin sidang mengingatkan kepala SKPK dalam susun program tahun anggaran 2022 berorientasi kepada hasil yang tepat sasaran dan tepat guna. (MBPN_A2/HT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *