• Rab. Feb 1st, 2023

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Hadiri Acara Puncak Sail Tidore 2022, Mendagri Serahkan ADM untuk Masyarakat Kota Tidore Kepulauan

ByMBP-NEWS

Nov 26, 2022

MALUKU UTARA, bhayangkaraperdananews.com – Tidore Kepulauan – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerahkan unit Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) kepada Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Mendagri saat pembukaan acara puncak Sail Tidore 2022 di Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (26/11/2022).

ADM merupakan salah satu terobosan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Fasilitas ini diberikan untuk memudahkan masyarakat Kota Tidore Kepulauan dalam mengurus layanan Dukcapil.

Mendagri mengatakan, sepanjang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), masyarakat dapat memanfaatkan ADM untuk mengurus layanan Dukcapil secara mandiri. Pelayanan itu di antaranya memperpanjang e-KTP, mencetak Kartu Keluarga (KK) yang hilang, atau urusan Dukcapil lainnya. Masyarakat dapat mengurus secara mandiri dengan memasukkan NIK ke dalam fitur ADM.

“(ADM) ini sudah banyak di seluruh Indonesia, tapi sepertinya di Tidore belum, jadi kita persembahkan buat masyarakat Tidore,” terang Mendagri yang merupakan Ketua Panitia Acara Puncak Sail Tidore 2022.

Dalam kesempatan itu, Mendagri hadir didampingi oleh jajaran Kemendagri seperti Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) dan jajaran Staf Khusus Mendagri.

Selain Mendagri, kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Ketua Dewan Pengarah Sail Tidore 2022, serta Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang merupakan Ketua Pelaksana Sail Tidore 2022. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba, Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, serta sejumlah pejabat lainnya.

Hadir pula sejumlah perwakilan negara sahabat, di antaranya Duta Besar (Dubes) Maroko Quadia Benabdellah, Dubes Spanyol Fransisco De Asis Aguilera Aranda, Dubes Peru Luis Tsuboyama, Dubes Bahrain Ahmed Abdulla Alhajeri, serta Resident Representative Islamic Development Bank (ISDB) Salah Jelassi beserta istri Soheir Bachir.

Dalam sambutannya, Zulkifli menjelaskan, Sail Tidore 2022 merupakan upaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mempromosikan Kota Tidore Kepulauan ke investor maupun wisatawan dunia. Terlebih dalam sejarahnya, Tidore merupakan daerah yang memiliki peran strategis dalam perdagangan global. Dirinya berharap, keberhasilan Sail Tidore 2022 menjadi batu loncatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan di Maluku Utara maupun nasional.

“Terlaksananya Sail Tidore 2022 adalah hasil koordinasi dan kerja sama yang baik dari semua pemangku kepentingan, sebanyak 32 kementerian/lembaga dibantu sejumlah BUMN dan pelaku usaha serta pihak lainnya, bahu-membahu mewujudkan Sail Tidore 2022 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi peran Kemendag, Kemendagri, dan pemerintah daerah (Pemda) terkait yang telah menyukseskan seluruh rangkaian Sail Tidore 2022. Dirinya meminta Pemda agar memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun di kawasan Sail Tidore 2022 untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ini saya kira sangat penting, karena setelah selesai Covid, saya kira ini baru acara besar yang kita lakukan,” terang Luhut.

Dalam sambutannya, Luhut banyak menjelaskan potensi yang dimiliki Indonesia termasuk Maluku Utara. Dirinya tak henti-henti mengingatkan para peserta yang hadir ihwal kekayaan dan keindahan alam yang dimiliki Indonesia. Pemerintah, kata dia, berupaya memanfaatkan berbagai potensi tersebut dengan menerapkan kebijakan secara berkelanjutan untuk generasi bangsa.

Adapun acara puncak Sail Tidore 2022 diramaikan oleh berbagai pertunjukan seperti tarian kolosal tradisional sebagai bentuk kekayaan budaya Maluku Utara. Selain itu, gelaran tersebut diramaikan oleh parade kapal milik TNI Angkatan Laut, atraksi terjun payung, serta aksi pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara. Masyarakat setempat begitu antusias menyaksikan berbagai suguhan penampilan tersebut. (MBPN-M.Yus/Puspen Kemendagri)