• Rab. Sep 22nd, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Kalapas Narkotika Klas IIA Gng Sindur Ajak Jajarannya Untuk lebih Profesional

Byadmin

Sep 2, 2021

BOGOR, bhayangkaraperdananews.com – Kepala Lapas Narkotika Gunung Sindur, Damari mengajak seluruh jajaranya untuk berubah lebih profesional, sebagai tindak lanjut pasca ditemukanya narkotika dan WBP yang positif memakai narkoba beberapa hari yang lalu.

Hal itu ia ungkapan saat memimpin langsung upacara penandatanganan integritas dan komitmen dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dihadiri seluruh pejabat struktural, Kamis (2/9).

“Tidak ada kata lain, selain kita harus berbenah, harus melakukan aksi dan harus berubah. Perubahan dimulai dari saya dan kita semuanya dengan menyatakan fakta integritas dan komitmen,” tegas Damari.

“Integritas dan komitmen bahwa kita tidak akan lagi bersinggungan baik langsung atau tidak langsung terhadap narkoba khususnya yang ada di dalam Lapas,” imbuhnya.

Selain itu, mantan Kabag Pengelolaaan BMN dan Umum Dirjen Pas itu juga mengungkapkan bahwa penandatanganan integritas dan komitmen tersebut tidak bersifat memaksa.

“Saya tidak memaksa untuk tanda tangan, itu dari hati. Silahkan dibaca dulu, nanti yang belum tanda tangan pelajari baik-baik apakah sanggup melaksanakan itu, tapi jika tidak sanggup tidak usah tanda tangan,” tegas Damari. 

Lebih jauh, mantan Kalapas Lampung Utara itu menegaskan kepada oknum pegawai Lapas yang diduga bermain narkoba agar berhenti total. Pasalnya, hukuman berat telah menanti di depan.

“Apa yang disampaikan pak Dirkamtib dan Pak Kadivpas agar berhenti. Karena jika tidak berhenti, dalam waktu yang tidak lama kalian yang megang kunci akan dikunci di dalam blok. Itu yang saya khawatirkan,” tegasnya.

Terakhir, mantan Kabid Keamanan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat itu berharap, melalui momen itu dapat diimplementasikan secara bersama-sama oleh seluruh jajaran untuk kemajuan Lapas Gunung Sindur.

“Mari kita bersungguh-sungguh agar tidak dicap sebagai Lapas yang tidak bisa mengelola Lapas Narkotika dengan baik. Kita tunjukan bahwa kita bisa yg d Sambut antusias oleh jajaran nya ,” pungkas Damari, (MBPN-myus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *