• Sab. Okt 1st, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Merasa Nama Serta Profesinya Dicemarkan Dan Difitnah, Pimpinan Redaksi News 7.id Akan Membawa Ke Jalur Hukum

ByMBP-NEWS

Sep 11, 2022

MAGETAN, bhayangkaraperdananews.com – Merasa difitnah dan dicemarkan namanya, Pimpinan Redaksi News 7.id berencana akan mengadu ke Polisi.

Pasalnya tuduhan tersebut disamping mencoreng namanya,juga membuat citra profesinya menjadi negatif.

Disampaikan Pimpinan Redaksi News 7.id, HNW ( 42 ) dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dan juga profesi bermula dari satu rekan seprofesi saudara TG menginformasikan melalui pesan singkat aplikasi Whatsapp.

Dalam pesan tersebut TG menanyakan perihal RTLH di Desa Malang Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, info yang didapat dari saudara TG adalah apakah benar HNW mendapatkan uang senilai satu juta rupiah per penerima RTLH, sedangkan RTLH Di Desa Malang berjumlah 47 penerima, dan juga sebagai kompensasi pengamanan berita dari Media.

Kemudian uang pengamanan tersebut disinyalir yang meminta adalah seorang perangkat Desa berinisial MRY.

Sontak mendengar pernyataan tersebut dari rekan seprofesinya, Pimpinan Redaksi News 7.id kaget bukan kepalang. Dengan dibantu rekan rekannya, HNW pun menelusuri berita miring tersebut kepada warga penerima RTLH di Desa Malang, Maospati. Dan nyatanya kabar tersebut tidak benar adanya, bahkan seorang pendamping RTLH yang juga merupakan perangkat desa tersebut ( MRY) menepis kabar itu.

“Selama ini saya kenal baik dengan Mas HNW, dia tidak suka macam macam dan lurus orangnya, waktu saya mendengar kabar itu dan Mas HNW menanyakan kepada saya, otomatis saya kaget, fitnah darimana itu. Saya tegaskan bahwa kabar itu tidak benar, bisa dicek di lapangan mas, jelasnya. Sabtu (10/09/2022).

Di tempat terpisah, Nanang seorang Sekretaris Desa Malang Kecamatan Maospati  juga menambahkan, “Saya malah ketawa mas mendengar berita itu ketika dihubungi oleh Mas HNW dan menjelaskan perihal tersebut.

Selama ini HNW saya kenal baik dan bahkan hampir seluruh perangkat juga mengenalnya, tidak seperti yang diisukan mas, ungkapnya.

“Tidak ada tarikan ataupun pungli di Desa ini, istilahnya kan RTLH ini bantuan bagi warga yang tidak mampu kok malah dimintain uang, justru warga itu senang dengan bantuan RTLH dari Perkim Kabupaten Magetan ini, malahan bagi warga yang ada sedikit uang berniat untuk menambah bangunan rumahnya, intinya warga sangat bersyukur dengan adanya RTLH ini mas, jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi News 7.id mengatakan, akan menelusuri siapakah yang membuat berita bohong ini, dan dengan bukti bukti yang valid, Pimpinan Redaksi News 7.id akan membawa isu ini ke jalur hukum, pungkasnya. (MBPN-Red/News 7.id))