JABAR | bhayangkaraperdananews.com – Pernyataan keras disampaikan oleh ketum FRN, Mulai bagus FRN, sejak saya keluarin orang tak berpotensi, dan menempatkan orang ahlinya dibidang media Medsos, Bahkan rata-rata foto ditampilkan di IG menjadi Perhatian serius Kepolisian Republik Indonesia.
Untuk menjalankan roda organisasi yang sehat perlu adanya perombakan, dalam hal ini ketua umum FRN telah menampar keras bagi pengurus yang tidak konsisten maka dilakukan pergantian yang signifikan dari 30 Persen Pengurus telah dipangkas 11 KSB DPW Diganti mulai dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
Satu orang dari DPP diganti, 11 DPW Dibekukan, diantaranya : DKI Jakarta; Jawa Barat; Sulawesi Utara; Sulawesi Barat; Kalimantan Barat; Kalimantan Selatan; Kalimantan Tengah; Kalimantan Utara; Maluku Utara; Jambi; Sumatera Selatan
Bagi saya ngak rugi saya ganti mereka, karena tidak ada manfaatnya, tegas ketum.
Sekarang saya cari orang produktif dan bisa bekerja sekaligus bisa satu komando dan 11 DPW Itu , saya tempatkan orang berpotensi bisa satu komando.
Saya rubah juga nama Sekretaris di daerah menjadi Sekjen Wilayah, tegas ketum. (MBPN-M.yus/FRN)
