• Ming. Sep 26th, 2021

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Sidik Jari Di Gelas Identik Sidik Jari Sumani Terdakwa Kasus Pembunuhan Satu Keluarga

Byadmin

Agu 5, 2021

REMBANG, bhayangkaraperdananews.com – Pengadilan Negeri Rembang kembali Menggelar Sidang ke Tujuh dalam kasus pembunuhan berencana yang tewaskan Empat Korban dalam satu Keluarga, Rabu, 4/8/2021 di Ruang sidang Kartika.

Sidang ke Tujuh Kasus Pembunuhan Berencana terdakwa Sumani di Pengadilan Negeri Rembang, di pimpin oleh Hakim Ketua Anteng Supriyo SH MH. Hakim anggota 1. Eri Susanto SH, Hakim anggota 2. Ikbal Albania SH MH.

Sidang masih di lakukan secara vertual atau online, terdakwa Sumani berada di dalam Lapas Rembang kelas II B.

Pengadilan Negeri Rembang menghadirkan Satu saksi yang di ajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dengan Nama Teguh Setiyanto dari Polda Jawa Tengah.

Sebagai saksi ahli Sidik jari, yang bersaksi bertempat di kejaksaan negeri Rembang dengan Jaksa Penuntut Umum Eka.

Teguh Setiyanto, yang dilakukan saat mendatangi TKP mengambil Gelas dan botol plastik untuk di lakukan tes sidik jari yang menempel di gelas dan botol plastik.

Selanjutnya Sidik jari itu di kembangkan dan membentuk satu pola.

“Setelah dicocokkan data, sidik jari itu mengarah ke seseorang yang bernama Sumani, kami telusuri sidik jari yang ada di gelas itu menyebut nama satu orang yaitu sumani.

Untuk sidik jari Yang di botol plastik tidak begitu jelas.

Alat menggunakan mambis. Salah satu alat bantu yang dimiliki tim identifikasi. Karena data yang di ambil akan terkoneksi langsung dengan data kependudukan.

Sehingga jika menemukan salah satu sidik jari maka bisa didapatkan atau muncul nama pemilik sidik jari.

Selain itu, metode ini juga bisa digunakan dengan retina mata.

Ada gelas bekas kopi. Kemudian ada juga botol gelas air mineral. Dua duanya diperiksa dan sidik jari di Dua benda itu identik dengan sumani.

Dalil sidik jari, pertama sidik jari antara satu orang dengan orang satunya tidak ada yang sama.

Sidik jari tetsebut terbentuk sejak janin berusia 120 hari.

Setiyo Langgeng SH MH sebagai Penasehat Hukum Sumani menanyakan kepada saksi Ahli saat dilakukan pemeriksaan sidik jari untuk menyimpulkan itu identik dengan pelaku butuh waktu berapa lama ?

Saksi Ahli menjelaskan tergantung dari gambar yang diperoleh. Apabila gambar baik maka dalam waktu 30 menit bisa dicocokkan.

Setelah itu ditemukan 12 titik kesamaan. Maka sudah bisa diyakinkan sidik jari bisa mengarah ke seseorang.

Hakim Ketua menanyakan kepada terdakwa apa benar yang di sampaikan saksi Ahli bahwa gelas yang di gunakan tes adalah gelas yang di gunakan terdakwa.

Terdakwa menjawab Iya yang mulia.

Hakim Ketua Anteng Supriyo SH MH menanyakan kepada Jaksa Penuntut Umum apakah masih ada saksi lagi yang di hadirkan?. Jaksa Penuntut Umum menyampaikan bahwa sidang pada hari ini saksi hanya Satu.

Selanjutnya untuk sidang lanjutan akan kami hadirkan saksi ahli berjumlah Dua saksi dari Polda Jawa Tengah masing masing saksi
Ahli Kedokteran Forensik dan Ahli DNA.

Hakim Ketua menghimbau apabila tidak bisa hadir ke Rembang, maka bisa diperiksa melalui Vidio conference. Selama ada juri sumpah. “Nanti kami periksa melalui video conference,” katanya.

Jaksa Penuntut Umum meminta kepada Hakim Ketua akan menghadirkan Dua Saksi Ahli lagi ke Rembang sebagai saksi yang terakir. Pada Kamis, 12/8/2021.

Hakim anggota Satu Eri Susanto SH menyampaikan saat wawancara dengan wartawan Bhayangkra Perdana News.

Sidang kali ini hanya ada Satu saksi ahli dari Polda Jawa Tengah, dari ahli sidik jari, untuk sidang selanjutnya yang merupakan sidang terakir akan di ajukan lagi Dua Saksi dari Polda Jawa Tengah juga, saksi ahli DNA dan saksi ahli Forensik.

Rencana akan kita adakan Pada Kamis, 12/8/2021 di tempat yang sama dengan cara yang sama yaitu secara virtual atau online.(MBPN Suparjan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *