• Sel. Jan 31st, 2023

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Singkil Rangkuman Pernik Sejarah Aceh

ByMBP-NEWS

Sep 25, 2022

ACAH SINGKIL, bhayangkaraperdananews.com – Singkil menjadi tersohor ke Penjuru Dunia, bukan saja karena alamnya yang kaya seperti kayu, damar, rotan, kemenyan, kapur Barus, dan hasil laut
yang melimpah.

Namun wilayah ini pernah melahirkan dua ulama karismatik yaitu Syekh Abdurrauf dan Syekh Hamzah Fansuri, sebagai sekaligus pemantik khasanah budaya dan sejarah yang mengagumkan di Nusantara.

Demikian diceritakan seorang tokoh sekaligus mantan pejabat, Drs.Muaz vohri, beberapa hari lalu ketika diwawancarai media.

Diungkapkannya, banyak Perlawanan besar berasal dari Singkil yang peran mereka tidak bisa dinafikan, meskipun cendrung diabaikan dalam tonggak sejarah Aceh. Ada Siti Ambil, Sultan Daulat, Datuk Murad, Datuk ijo atau Mat ijo.

“Kerajaan-kerajaan tua di Singkil(,Aceh Singkil) dekade 16 Mei 1989″. Banyak terdapat kerajaan dan makam para ulama yang punya hubungan benang merah dengan kerajaan-kerajaan yang ada di Aceh,” katanya mengutip sejarawan Indonesia, Tengku Lukman Sinar.

Sang Tokoh yang mantan Wakil Bupati Aceh Singkil ini menambahkan, bahwa Singkil dengan Aceh Darussalam tidak bisa dipisahkan. Katanya ada benang merah yang menjuntai, merenda dan berajut bagaikan seperangkat jala.

Ketika orang menyebut Sultan Iskandar muda, pasti akan menyebut Qadli Malikul Adil Syekh Abdurrauf. Sehingga ada hadiah maja yang populer; adat bak poteo meurohoom, hukim bak Syiah Kuala. Qanun bak poetroe Phang, reusam bak lakseumana. ungkapan ini menjadi falsafah hidup rakyat Aceh.

Singkil dengan Aceh Darussalam tidak bisa dipisahkan. Hamzah Fansuri menoreh kesohor peradaban Aceh , termasuk syair-syair dan sastra religi tasyawuf wujudiahnya.

Disambung Muaz lg, Hamzah fansuri orang pertama yang mempelopori sastra dan bahasa Melayu di Aceh, hingga menjadi linguafranka dan dijadikan bahasa persatuan di Nusantara. Ironinya, kedua putra Aceh Singkil ini ditenggelamkan dalam sejarah bahkan difitnah. Padahal merekalah icon dari kemajuan ilmu pengetahuan dan sastra budaya di Provinsi Aceh.

Masih banyak kelengkapan sejarah kita, atas kelebihan dan ketauladanan ulama kita yang berasal dari Aceh Singkil. Semoga saja kita dapat menyadari dan bermakna terhadap kemajuan kehidupan kita dengan semangat dan beriman di bumi Aceh ini, urai Muaz vochry, mengakhiri. (MBPN_A1/02.HT)