• Sab. Okt 1st, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

82 Siswa Aceh Singkil Lulus Kuliah di USM Banda Aceh Berkat Kerjasama Disdikbud

ByMBP-NEWS

Jun 19, 2022

ACEH SINGKIL,Bhayangkaraperdananews.com – Berkat kerjasama, 82 Siswa asal Aceh Singkil lulus menjadi calon Mahasiswa Universitas Serambi Mekah(USM) Banda Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Khalilullah,S.Pd, kepada media, Kamis (16/6/22) dikantornya.

Sebelumnya diberitakan Pemda Aceh Singkil melalui Disdikbud setempat, mulai digelar seleksi beasiswa kartu Indonesia pintar(KIP) Kuliah program kerjasama Aceh Singkil dengan Universitas Serambi Mekkah(USM) Banda Aceh, Kamis 26 may 2022 yang lalu.

Pelaksanaan seleksi itu dihadiri tim USM dipimpin Koordinator beasiswa yang juga Plt.wakil Rektor IV USM, DR.Jamaluddin dan Kepala DISDIKBUD Aceh Singkil, Kahlilullah, beserta jajarannya.

Pihak USM melakukan ujian tulis, wawancara dan konfirmasi komitmen pilihan kepada peserta, difsilitasi Pemda Aceh Singkil melalui Disdikbud Aceh Singkil.

Ada duapuluh tiga program study yang dimiliki USM dari enam Fakultas yaitu; Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Kesmas, Teknik, Fakultas Agama Islam, Teknologi pertanian dan Fakultas Ekonomi. Semua Fakultas itu telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Sebelumnya, Kerjasama Pemda Aceh Singkil dengan USM hanya diberi kuota 50 siswa. Akan tetapi saat pengumuman kelulusan yang disampaikan pihak USM ternyata melebihi kuota, beber, Khalilullah.

Dikatakannya, mereka yang lulus masing-masing dari Fakultas Agama Islam 21 Siswa, Fakultas FKIP sebanyak 34, Fakultas Tekhnik sebanyak 13, dan Fakultas Ekonomi 6 orang. “Total semuanya 82 Siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu,” imbuh Kadis.

Disampaikan Jalaluddin, bagi peserta yang lulus, akan diberikan Rp 7 juta per satu semester serta SPP melalui KIP yakni program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Maka dari itu, karena program tersebut diperuntukkan kepada masyarakat miskin yang berprestasi, kami berinisiatif jemput bola ke daerah untuk memudahkan peserta agar dapat menghemat biaya ke Banda Aceh.
“Mereka ke Banda Aceh nantinya langsung Kuliah,” urai, Jalaluddin. (MBPN-A1/02.HT)