• Wed. Aug 26th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

Baku Tembak di Lampung Utara Pria Diduga Penyalahguna Senpi Tewas Tiga Polisi Terluka

LAMPUNG UTARA | bhayangkaraperdananews.com – Baku tembak antara aparat kepolisian dengan seorang pria yang diduga menyalahgunakan senjata api terjadi di kawasan Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 02.45 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, seorang pria berinisial PHP (30) tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas. Sementara itu, tiga anggota kepolisian mengalami luka-luka. Salah satu anggota berinisial BA mengalami luka tembak pada bagian perut dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut hingga dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, penindakan dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi terkait dugaan penyalahgunaan senjata api.”Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan tersebut terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Yuni.

Berawal dari Informasi Masyarakat Yuni menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan adanya penyalahgunaan senjata api.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di kawasan Muara Jaya. Saat berada di lokasi, polisi mendapati adanya kegiatan hiburan musik.

Ketika petugas hendak melakukan pengamanan, PHP disebut melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah personel. Polisi kemudian melakukan tindakan hingga terjadi baku tembak.Dalam kejadian tersebut, PHP mengalami luka dan akhirnya meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Maria Regina Kotabumi.

Sementara itu, tiga personel kepolisian yang mengalami luka dibawa ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketiga personel tersebut masing-masing berinisial AA yang mengalami luka tembak pada kaki kanan, AAC mengalami luka gores pada bagian pelipis, serta BA yang mengalami luka tembak pada bagian perut.

“Untuk anggota yang terluka saat ini sudah mendapatkan penanganan medis. Salah satu anggota yang mengalami luka tembak di bagian perut dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung,” kata Yuni.Polisi Amankan Revolver Rakitan

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk senjata api jenis revolver rakitan berwarna chrome dengan gagang cokelat, dua butir amunisi kaliber 9 milimeter, serta tiga selongsong peluru.

Polisi juga menyebut PHP merupakan daftar pencarian orang (DPO) Satresnarkoba Polres Lampung Utara.

Selain itu, PHP diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah Lampung Utara. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterkaitan tersebut.

“Pengembangan masih dilakukan. Kami akan mendalami asal-usul senjata api tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” jelas Yuni.Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan oleh pihak kepolisian, termasuk mendalami asal-usul senjata api serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, pihak keluarga PHP disebut menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.(MBP SUNARDI)