Aceh Singkil, bhayangkaraperdananews.com – Badan penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Aceh Singkil Hentikan penacarian dua nelayan Singkil yang hilang sejak 27 Juni 2022 yang lalu di Perairan laut Singkil.
Sudah 7 hari tim melakukan pencarian, Namun tetap nihil. Tim gabungan terdiri dari BPBD, Polsek Singkil, Airud, Brimob, Panglima Laot, serta unsur masyarakat dan Nelayan, hulingga hari ke 7 menghentikan pencarian, Senin(4/7/22).
Kepala Pelaksana(Kalak) BPBD Aceh Singkil, M.Ichsan mengatakan, bahwa dihari ke 7 tim gabungan telah melakukan pencarian ke arah bagian tengah laut Singkil, dan menyisir ke Pulau Dundun hingga ke Pulau Mursala Tapanuli Tengah, Sumut.
Selain itu ia menyampaikan bahwa telah memasang jaringan komunikasi lintas daerah, baik ke pihak pemerintah Tapteng, dan kepulauan Nias termasuk nelyan setempat.
“Kita hentikan dulu, nanti kita sampaikan ke pihak keluarga. Kalau memang ada perkembangan positif, ya kita lanjutkan lagi pencarian. Tapi kalau tidak ada perkembangan, memang SOP kita cuma 7 hari,” ujar M.Ichsan.
Sementara itu, Kasi kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Singkil, Syfrijal menimpali, bahwa hingg hari ke 7 pencarian tim tidak melihat atau mendapati petunjuk baru seperti serpihan perahu Robin yang digunakan dua korban.
“Pas kami menuju Pulau Nias, bnyak sampah dan kami coba telusuri untuk melihat apakah ada petunjuk seperti pelampung , jaring atau fiber, maupun serpihan perahu (Robin). Namun tidak ada kita temukan,” ujar Rijal, yang langsung memimpin pencarian arah ke Pulau Nias, Sumut.
Rijal juga menambahkan, bahwa saat tim Gabungan melakukan pencarian sempat dihadang Badai di tengah laut hendak menuju pulang.
Sebagimana diketahui, Yusuf Sinaga, warga desa Pulo Sarok kecamatan Singkil, dan rekannya Samrul Panggabean, Warga desa lubuk tukko baru, kecamatan Pandan Tapteng, pada Kamis 23 Juni 2022 lalu berangkat melaut dengan menggunakan perahu Robin. Namun pada 27 Juni, kedua nelayan tersebut belum kembali dan dinyatakan hilang. Hingga tanggal 4/7/2022, tim gabungan pencari korban, belum menemukan. (MBPN_A1/02.HT)
