BLORA | bhayangkaraperdananews.com — Melalui imbauan yang disampaikan lewat grup Pokja Bunda PAUD Kabupaten Blora pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, Bunda PAUD Kabupaten Blora, Hj. Ainia Shalichah, S.H., M.Pd.AUD., M.Pd.BI., mengingatkan seluruh operator PAUD bahwa batas akhir penutupan atau cup-off Aplikasi Dapodik tinggal tiga hari lagi, yaitu pada 31 Agustus 2026.
Seluruh operator diminta segera menyelesaikan validasi dan pemutakhiran data secara akurat sebelum batas waktu berakhir. Keterlambatan atau ketidaklengkapan data berisiko menyebabkan lembaga kehilangan hak menerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2027.
Dalam imbauannya, Hj. Ainia Shalichah menegaskan bahwa data yang tercatat di Dapodik menjadi satu-satunya dasar penentuan penerimaan dan besaran alokasi BOSP untuk tahun berikutnya. Setiap data yang belum tervalidasi, tidak lengkap, atau tidak sinkron hingga masa cup-off berakhir, tidak akan diproses oleh pusat. Hal ini berakibat fatal bagi lembaga PAUD yang bersangkutan, karena tidak akan masuk dalam daftar penerima bantuan pada tahun 2027.
“Saya meminta seluruh operator PAUD tidak menunda-nunda pekerjaan ini. Sisa waktu sangat terbatas, tinggal tiga hari lagi. Segera periksa, lengkapi, dan kirimkan data Anda. Jangan sampai karena keterlambatan atau kelalaian dalam validasi, lembaga Anda kehilangan hak menerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan yang sangat dibutuhkan untuk operasional dan peningkatan kualitas pembelajaran anak-anak PAUD,” tegas Hj. Ainia Shalichah dalam pesan yang disampaikan melalui grup Pokja Bunda PAUD Kabupaten Blora.
Apabila menemui kendala teknis, operator sekolah diminta berkoordinasi langsung dengan operator Dinas Pendidikan Kabupaten Blora untuk mendapatkan panduan dan penyelesaian masalah.
Diharapkan seluruh lembaga PAUD di Kabupaten Blora dapat menyelesaikan pelaporan data tepat waktu, sehingga seluruh anak usia dini di Blora tetap mendapatkan pelayanan pendidikan yang optimal dan berkelanjutan.
Batas akhir validasi data: 31 Agustus 2026 — segera selesaikan, demi kelangsungan pendidikan anak-anak kita! (MBPN-ISMAN)
