• Sun. Apr 19th, 2026

BHAYANGKARA PERDANA NEWS

Investigasi Cepat dan Akurat

PERHUTANI Salurkan Sarana Kewirausahaan Bagi Teman Difabel

SEMARANG, bhayangkaraperdananews.com – Bertempat di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional (Divreg) Jawa Tengah lantai 3 (tiga), Perhutani menyerahkan bantuan sarana kewirausahaan bagi 6 (enam) orang penyandang difabel, Senin (14/11/22).

Adapun sarana kewirausahaan yang disalurkan berupa mesin jahit sebanyak 3 (tiga) buah untuk penyandang tubuh kecil (kerdil), cacat mata, dan kaki lumpuh, mesin pembuka ban sebanyak 1 (satu) buah untuk penyandang cacat kaki kecil sebelah, mesin kompressor sebanyak 1 (satu) buah untuk penyandang cacat kaki kecil sebelah, gerobak sebanyak 1 (satu) buah untuk penyandang polio.

Disaksikan Kepala Perum
Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah beserta jajarannya, Administratur KPH Semarang Edi Suroso didampingi manajemen KPH Semarang menyerahkan bantuan kepada warga penduduk sekitar hutan yg berada di wilayah kerja KPH Semarang secara langsung.

“Semoga bantuan Perum Perhutani ini dapat menolong saudara kita yang memiliki keterbatasan agar bisa beraktivitas lebih baik dan memiliki semangat dan harapan baru serta meningkatkan pendapatan untuk keluarganya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Edi Suroso juga menyampaikan bahwa bantuan serupa akan terus diberikan tiap tahun oleh Perusahaan secara berkelanjutan dan bergilir karena ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.
“Perusahaan punya kewajiban ikut mensejahterakan masyarakat dan salah satu wujudnya adalah pemberian bantuan bagi para penyandang difabel,” lanjutnya.

Penerima bantuan alat bantu bagi penyandang difabel merupakan warga desa Dampu, Kelurahan Kalongan, warga desa Mojo Kelurahan Susukan, warga desa Krajan, warga jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Salah seorang penerima bantuan mesin jahit dari desa Krajan Kelurahan Susukan Kabupaten Semarang, Syamrozi menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perum Perhutani. Syamrozi dan rekan-rekan penyandang difabel lain merasa sangat tertolong dan bahagia dengan bantuan yang diterima.

“Dengan mesin jahit yang saya terima ini, saya bisa berwirausaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan semoga bapak-bapak yang memberi bantuan diberi kemudahan dan kelancaran dalam usahanya”, katanya. (MBPN-Muhtarom)