• Sen. Jan 17th, 2022

BHAYANGKARA

PERDANA NEWS

Terkait Tudingan KKN , Ini Reaksi Kades Tugan

Byadmin

Des 5, 2021

Aceh Singkil, bhayangkaraperdananews.com – Kepala Desa Tugan, Kecamatan Simpang Kanan, Kadik Lombong, bantah tudingan Ketua, BPKam Tugan yang menyebut dirinya bermain KKN Dana Desa tahun 2020-2021 itu tidaklah benar.

Selain Dana desa, Ia juga membantah bahwa pembayaran insentif Hinorarium perangkat desa dan BPKam begitupun dugaan mark-up dan fiktif yang ditemukan oleh BPKam menurutnya juga tidaklah benar.

“Pasalnya( lrpan Pohan) yang kini sebagai ketua BPkam Desa tugan, dulu lawan politik saya. sama-sama mencalonkan menjadi kepala Desa, tapi Masyarakat belum percaya dan belum terpilih masyarakat dan tidak siap menerima kekalahan. Makanya permasalahan sering muncul. dan mengenai Dana Desa Tugan mulai 2018 sampai 2020 sudah di Audit Inspektorat mengenai Honorariun insentip Bpkam tahun 2020,”kata Kadik Limbong, selaku Kades Tugan, Jum’at (03/12/2021)lalu.

” Kata BPkam tersebut ada di bulan 4 sedangkan bulan 4 itu tidak ada SK dikarenakan SK Bpkam lama udah berhenti pada bulan 3 diangkat SK baru bulan 5 di terbitkan Honorarium dari bulan 5 sampai 2020. mengenai honorarium tahun 2021 bendahara belum memberikan kepada ketua BPkam tersebut dikarenakan ketua BPkam tidak mau meneken/ menandatangani selip pembayaran gaji mengenai rapat anggaran Dana Desa telah sudah kami laksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku,”jelasnya.

Menurut Kadik, untuk kedepannya setiap permasalahan yang ada di desa segera mungkin untuk di sampaikan. Ia mengajak seluruh pemangku peran bersama sama membangun Desa.

“Saya juga mengharap kan kepada ketua BPkam marilah kita sama sama membagun desa kita tercinta ini. Jangan hanya bisa menyalahkan. kalau ada permsalahan tidak jelas, silahkan pertanyakan saya siap menyampaikan apa yang saya realisasikan dan tidak ada yang saya tutup- tutupi”, Sambungnya.

“Kegiatan yang Sudah di rencanakan diwaktu musdes atau musrembang tempo lalu yang sudah di sepakati dan setujui oleh masyarakat tentang kegiatan fisik atau non fisik semua terealisasikan, tidak ada yang fiktif,” pungkasnya.
Mari membangun desa kita agar maju dan berguna untuk mensejahterakan warga masyarakat secara umum, tutup, Kades. (MBPN_A2/HT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *