DEMAK, bhayangkaraperdananews.com – Rombongan ormas pemuda pancasila PAC Bonang mendatangi Unit Laka lantas Mapolres Demak karena anggotanya ditekan oleh oknum LSM GMBI terkait permasalahan kecelakaan lalu lintas. (6 mei 2021).
Menurut keterangan yang dapat dihimpun permasalahan berawal dari kecelakaan Lalu Lintas yang mengakibatkan korban MD, Setelah kejadian 2(dua) hari kemudian pihak penabrak dengan etikad baik silahturahmi mendatangi rumah keluarga korban degan menyantuni secara kekeluargaan kemudian antara kedua belah Pihak terjadi ada kesepakatan, dari pihak penabrak menyerahkan sembako dan sejumlah uang sebagai kesepakatan kepada keluarga korban dan diterima disaksikan beberapa anggota Pemuda Pancasila dan pihak keluarga korban.
Setelah 7 hari pihak penabrak didatangi Oknum LSM GMBI dengan nada menekan, “ kalau tidak memberikan 50 jt masalah tidak selesai”, padahal sebelumnya sudah dilakukan kesepakatan dengan pihak keluarga korban.
Ketua PAC pemuda pancasila bonang Akadun mengatakan kepada awak media,”saya sebagai Ketua Pac bonang saya tidak terima atas apa yang dilakukan oleh oknum LSM GMBI terhadap anggota saya karena dari pihak penabrak yaitu anggota saya yang bernama WB sudah memiliki etikad baik untuk menyantuni korban, tetapi oknum GMBI selaku pendamping tidak terima dan tidak mau menerima santunan yang diberikan kepada pihak penabrak, dan oknum tersebut memintai uang sebesar 50 juta agar permasalahan selesai”, ujarnya.
Pihak penabrak tidak sanggup dan tidak bisa menerima permintaan dari oknum lSM GMBI karena sudah ada kesepakan dengan keluarga korban kemudian melaporkan ke Mapolres Demak di Unit Laka Lantas.
Menurut informasi bahwa oknum LSM GMBI dipanggil ke Mapolres Demak tetapi tidak datang, dia mewakilkan pengacara bernama TR untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dilaka lantas Mapolres Demak.
WB Pihak penabrak yang nota benenya juga anggota PAC Pemuda Pancasila Demak menyampaikan kepada awak media,”dengan adanya oknum hasil kesepakatan sebelumnya telah dimentahkan, dan kini diulang kembali tidak ada titik temu dan kuasa hukum keluarga korban sdr. TR tetap bersikeras meminta 40 juta, dari pihak penabrak tidak bisa menerimakan karena saya sudah ada etikad baik untuk memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal, lagi pula sudah terjadi kesepakatan”, ujarnya.
Seluruh anggota pemuda pancasila pac bonang memberikan dukungan penuh terhadap teman sesama anggotanya, dan siap membantu dalam bentuk segi apapun demi jiwa korsa pemuda pancasila.
Harapan masyarakat agar permasalahan kecelakaa lalu lintas ini tidak memanjang, dan apalagi berbenturan antara ormas dan lembaga yang ikut dalam mendampingi dan berharap bisa selesai secara kekeluargaan. (MBP-Mbp news demak DS)
